Monday, October 3, 2011

”Menjadi Sosok Guru yang Selalu di Nanti Bukan Sosok Guru yang Cepat di Do’akan Mati”


Guru Biasa      «        Bercerita
Guru Baik       «        Menjelaskan
Guru Terbaik   «        Mempratekkan
Guru ’Besar”   «        Menginspirasi/Inspirator
 
Hari ketiga training MPP merupakan hari yang terkhir bagi kami, hari dimana materi yang di dapatkan oleh para pengajar sukses yang penuh dengan praktek pada setiap sesi, hari yang luar biasa yang selalu penuh dengan tertawa dan ceria setiap sesi yang di ajarkan. Calon Guru besar selalu dituntut untuk berpikir positif dan kurang bagus jika mengkambing coklatkan permasalahan, itulah salah satu langkah mejadi Guru Besar yang di sampaikan oleh Bapak Azwar Djafar Adamy.
 
Seorang guru dituntut untuk menguasi materi sebelum memasuki ruangan. Hal ini sangat di perlukan guna memaksimalkan dan efektifitas materi yang akan disampaikan. Jika anda sebagai guru besar yang memadukan peserta sampai akhir acara tentu sangat di perlukan karena anda lah yang menentukan output dalam proses belajar yang melahirkan para-para sukses kedepan.
 
Anda di harapkan mempersiapkan materi apa saja yang akan anda sampaikan dalam ruangan secara berurutan dan sestematis. Pengaturan waktu yang akan disampaikan perlu untuk memaksimalkan penyerapan materi yang akan di sampaikan. Disini anda sangat di harapakan bisa membawa pelatihan dengan kondisi nyaman dan suasana saling menghargai antara satu peserta dengan peserta lain serta ruangan yang aktif dan proaktif. Anda sebagai Guru Besar harus bisa mengindentifikasi peserta yang aktif dan tidak aktif begitu juga dengan peserta yang suka hayalan dan cuek terhadap pemateri. Ada kata yang perlu anda pedomani ”Naik Tanpa Persiapan dan Turun Tanpa Penghormatan”.
Proses pembelajaran sengat penting, semua tahu bahwa dalam kehidupan perlu proses guna menjadi manusia yang tangguh di disiplin ilmu. Kemampuan yang harus anda miliki untuk mengusai bidang tertentu perlu keseriusan dan ketekunan dalam bekarya. Jika anda tidak siap melakukan perubahan dalam pikiran untuk selalu positif, maka motivasi untuk belajar jauh dari harapan. Proses pembelajaran diperlukan motivasi dan arah target yang jelas serta ketekunan yang akan menjadi kenyataaan dan menakjukkan hasil yang akan anda dapatkan.
 
Perubahan pengetahuan saat sekarang ini sangat cepat, dituntut anda untuk melakukan hal yang serba cepat dalam menyelasaikan suatu permasalahan maupun dalam menguasai teknologi informasi dan ilmu pengetahuan. Untuk mencapai apa yang anda harapkan perlu anda memiliki kemampuan internal untuk membangkitkan motivasi dalam belajar secara ortodidak. Proses pembelajaran tidak hanya bisa dilakukan secara sendiri namun juga membutuhakan orang lain sebagai partner dalam membagikan ilmu yang telah anda miliki.
 
Seperti kata pepatah ”Lebih Mudah Memotivasi Seribu Orang Dari Pada Memotivasi Diri Sendiri” dan juga ”Perang yang Paling Besar Adalah Perang Melawan Hawa Nafsu”. Kenyataannya seperti itu, yang kebanyakan orang bisa memotivasi banyak orang namun susah mengendalikan dirinya untuk diarahkan ke kondisi yang positif dan selalu semangat setiap waktu. Semangat selalu didukung oleh lingkungan karena jika lingkungan anda di penuhi dengan orang-orang yang malas dan tidak semangat maka anda akan ikut arus pada lingkunagan tersebut.
 
Kesuksesan itu perlu di dukung oleh lingkungan internal dan ekternal. Lingungan iternal adalah kondisi diri anda untuk ingin menjadi sukses dan dengan di sertai kedisiplinan dan ketekunan serta visi dan misi yang jelas. Disiplin merupakan salah satu indikator pertama dalam mengapai kesuksesan, disiplin bisa dalam bentuk segi disiplin belajar, kerja dan beribadah dan disiplin terhadap jadwal sehari-hari yang telah ditetapkan. Kondisi ekternal adalah kondisi yang berhubungan dengan dunia luar, misalnya dukungan orang tua, sahabat serta pergaulan dengan orang-orang sukses secara langsung maupun tidak langsung.
 
Menjadi pengajar perubahan yang sukses sangat di tentukan pada lingkungan internal dan ektarnal. Hal ini yang sangat penting yang perlu di kembangkan setiap hari dan setiap saat guna menjadi guru teladan serta arif dan bijaksana. Guru teladan serta arif dan bijaksana adalah guru yang selalu di nantikan oleh banyak orang seperti guru pada film laskar pelangi, guru yang selalu di nantikan oleh anak didiknya dan juga dunia. Guru seperti itu jarang anda dapatkan pada saat ini, guru sebagian besar yang mengharapkan uang tanpa komitmen dan ikhlas dalam mengajar, itulah guru jadi-jadian dan ikut-ikutan yang perlu mengikuti training Menjadi Pengajar Perubahan (MPP), training yang di gagas oleh Sang Motivator Tandaseru Indonesia.
 
Untuk memberi gambar pentingnya mengikuti MPP, penulis dalam hal ini menulis Succes Story sebagai landasan motivasi akan penting mengikuti training MPP pada mahasiswa dan masyarakat umum yang telah terjun ke dunia pendidikan serta mahasiswa yang bermacam disiplin ilmu guna mengetahui akan pentingnya jadi guru di sekolah kehidupan, sekolah yang mengajarkan anda langsung pada tindakan bukan pada teori-teori para pakar yang sebagian besar jarang anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
 
Succes Story hari pertama (baca di  : http://abdul-mz.blogspot.com/2011/10/succes-story-mpp-di-hari-pertama.html), hari kedua (baca di : http://abdul-mz.blogspot.com/2011/10/succes-story-mpp-di-hari-kedua.html) dan hari ketiga hanya sebagian kecil penulis gambarkan tentang proses mengikuti training Menjadi Pengajar Perubahan (MPP) Batch II di Aula STAINM Lhokseumawe dari tanggal 29 September s.d 01 Oktober 2011. Selama training masih banyak materi dan juga game yang langsung di ajarkan oleh para ahli Bapak Lailan F. Saidina dan Azwar Djafar Adamy yang belum penulis ceritakan pada Succes Story ini. Selama 3 hari MPP di laksanakan penulis dan peserta lainya telah mendapatkan banyak teori dan praktek menjadi guru teladan dan arif yang “Sosok Menjadi Guru Selalu di Nanti Bukan Sosok Guru yang Cepat di Do’akan Mati”.
 
Bagi anda yang belum mengikuti MPP untuk segera mengikutinya (lagi mampung gratis loe),,,dengan materi dan praktek yang diajarkan di MPP luar biasa, untuk anda yang belum pernah mengikuti, penulis lampirkan materi-materi yang kami dapatkan selama mengikuti MPP guna mengetahui apa sih yang di ajarkan di dalam MPP, materi dalam MPP sebagai berikut :
Teknik penguasaan materi Teknik merancang/mendesain ruangan dengan baik Menguasai tehnik delivery yang efektif Kemampuan membangkitkan motivasi dan interaksi anak didik Menangani berbagai type anak didik serta masyarakat umum. Pendekatan pembelajaran dengan menggunakan keseluruhan fungsi otak kiri dan otak kanan Pemanfaatan pikiran sadar dan bawah sadar. Materi di desain dan di-deliver berdasarkan bagaimana prinsip otak manusia bekerja. Pembekalan mind yang efektif Mengelola state of mind Proses delivery yang efektif. Kemampuan menjalankan peran strategis trainer/instruktur/guru di organisasi anda Meningkatkan kompetensi sebagai trainer/guru unggulan di internal organisasi anda Membangun sikap dan pola pikir seperti trainer maupun pembicara  terkemuka Memahami substansi guru yang sebenarnya Memahami substansi perbedaan antara pelatihan, pengajaran, dan pendidikan Menguasai cara termudah melibatkan peserta dalam pelatihan/ruangan kelas Membangun suasana positif dan bahagia selama pelatihan/mengajar Mengerti cara mengubah informasi menjadi realitas dalam pikiran (NLP basic) Mengembangkan belief system dan menguasai State of Mind menjadi trainer yang efektif (NLP attitude) Menggunakan tekhnik NLP untuk mengarahkan state of mind audiens agar suasana menjadi menyenangkan, kredibel dan kondusif. Menguasai cara menarik fokus peserta sejak 5 menit pertama hingga usai pelatihan Menguasai langkah, cara mendeteksi dan menyelaraskan gaya belajar trainer/guru dalam menyerap informasi dalam pikirannya. Menguasai Hypnotic Language Pattern untuk meningkatkan kualitas penyajian Menguasai Meta Model, penggunaan body language dan the power of voice Mengetahui cara mengawali materi training (tehnik opening) yang efektif Melakukan penutupan pelatihan yang amazing (tehnik closing) Bermacam geme/permainan yang di berikan guna memperkaya game para trainer/guru besar dalam mencairkan suasana yang beku.  
Anda telah membaca materi di atas, sungguh anda menyesal jika anda tidak pernah ada niat untuk mengikuti training yang menjadi Guru Besar yang selalu berjiwa besar. Sebaliknya jika anda telah ada niat untuk mengikuti, anda telah memiliki 80% kesuksesan pada diri anda dan tinggal 20% lagi bagiamana anda melakukannya. Sungguh luar biasa potensi yang dimiliki oleh setiap manusia untuk menjadi Guru Besar setiap hari dan setiap saat. Keikhlasan menjadi Guru Besar, anda akan menjadi sukses di dunia dan akhirat. Semoga.!!!
 
By...Amz Cse

Sumber Gruop FB Belajar Menulis
http://www.facebook.com/groups/belajarmenulisgratis/

Sunday, October 2, 2011

Cacat Fisik dan Cacat Jiwa


Oleh Achmad Siddik Thoha


Seorang wanita memencet bel sebuah rumah besar.  Tak lama kemudian, mucullah dari pintu samping rumah sesosok wanita pembantu rumah tangga yang kemudian memberikan uang sekedarnya. Wanita paruh baya itu yang ternyata seorang pengemis. Dia menerima uang sedekah itu dengan riang.

Baru berselang beberapa menit, bel rumah besar itu berbunyi lagi. Ini sudah bel yang ketujuh dan pemencetnya adalah pengemis. Kali ini seorang pemuda berbadan tegap dengan pakaian lusuh berdiri memelas di depan gerbang.
 
” Mau apa kamu, Pak? Badanmu gede begitu, masa mengemis. Nih, aku punya kerjaan. Mau kamu kerja?” Wanita pembantu rumah tangga rumah itu bersuara keras.
 
Aneh, pemuda berbadan tegap itu langsung melesat pergi.  Dia tidak mau merespon tawaran kerja. Dia hanya ingin menerima uang sedekah dan dia tidak mau bersusah payah mendapatkannya.
 
Di tempat lain, seorang pemuda menderita penyakit Muscular Dystrophy Progressive tipe Backer. Ada kelainan di otak kecilnya yang menyebabkan perkembangan syaraf motoriknya terganggu, sehingga pertumbuhannya terhambat dan mengalami kelainan.. Penyakit itu diderita pemuda ini sejak kecil. Hari-harinya harus dilalui dengan kursi roda yang didorong oleh Ibundanya.
 
Pemuda ”cacat” berusia 22 tahun ini saat ini menjadi ”leader” dalam marketing online di Indonesia.  Pemuda ini mampu menghasilkan uang USD 5.600 per bulan dari bisnis online-nya. Dengan kursi roda, pemuda ini sering menjadi trainer dan narasumber di berbagai training dan workshop marketing online. Dia tak minta disantuni, malah menyantuni.  Dia bekerja produktif dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.
 
Pemuda ”cacat” fisik yang suskes itu bernama Habibie Afsyah. Di usia mudanya, Habibie sudah mendirikan “Yayasan Habibie Afsyah” untuk mengangkat kehidupan para penyandang cacat seperti dirinya. Kabarnya Modal Yayasan didapat dengan menyisihkan sebagian penghasilannya dari internet marketing (bisnis online).
 
Dalam buku yang ditulisnya sendiri berjudul ”Kelemahanku adalah Kekuatanku ” dia menuliskan sebuah pesan di paragraf akhir bukunya.
 
“Akhirnya, melalui buku ini,aku ingin mengajak Anda semua untuk mensyukuri apa pun yg telah dianugrahkan oleh Tuhan, termasuk diri kita sendiri. Diri kita adalah anugrah yang sangat berharga. Bagaimanapun kondisi kita, kita selalu punya pilihan untuk melejitkan potensi diri kita atau menidurkannya. kelemahan diri, termasuk keterbatasan fisik, tidak harus selalu berujung pada pelumpuhan diri. Pergulatan sudah pasti ada, tetapi kelemahan bisa diolah menjadi kekuatan”.
 
“Kalau Saya yang punya keterbatasan seperti ini saja bisa, Anda pasti bisa! Kemandirian dan kesuksesan adalah kodrat Anda”. 
 
Sahabat, begitu banyak karunia-Nya pada kita berupa bentuk penciptaan terbaik di antara makhluk lain. Tuhan menciptakan perut tentu saja DIA menyertakan makanan untuk mengisinya.  Makanan itu sudah tersedia melimpah di alam, namun tidak datang dengan sendiri. Begitu pula, Tuhan menciptakan cacing untuk makanan burung-burung. Cacing itu tak pernah DIA lemparkan langsung ke sarang burung. Cacing itu tersimpan dan hidup di dalam tanah dan burung-burung harus berjuang keras meraihnya. Burung-burung bekerja sangat bersemangat. Mereka tak ingin disantuni bahkan oleh sesamanya. Mereka bekerja sangat serius sebagai bukti ketundukan pada-Nya
 
Sahabat,banyak diantara kita masih dikaruniai fisik yang normal dan bahkan sebagiannya sangat cantik dan tampan. Kecantikan dan ketampanan fisik seringkali menjadi ”fitnah” yang membuat kita terlena untuk tidak ”menjemput” karunia-Nya dengan bersemangat. Dengan kesempurnaan fisik beberapa orang merasa nyaman menjadi ”pengemis” dan menjadikan potensi dirinya ”lumpuh” dan akhirnya mengalami”cacat” jiwa.
 
Sementara, tidak sedikit orang yang diberi ”kasih sayang” oleh-Nya berupa keterbatasan fisik, mampu menjadi inspirasi bagi banyak orang.  Kelumpuhan fisiknya mampu melejitkan potensi dirinya yang lain, yakni akal pikiran dan jiwanya. Tak mengherankan, bila orang yang cacat fisik mampu bekerja lebih produktif dan bisa ”menyantuni” orang yang normal dengan kelebihannya.

Sumber : Group Facebook “ POHON INSPIRASI”
Ini linknya 
http://www.facebook.com/groups/

Jodoh Menurut Ilmu Matematika

Foto diambil dari laman web Al-Khawarizmi, seorang ahli matematika, suatu ketika pernah ditanya mengenai kriteria wanita yang baik. Jawabann...